Minggu, 09 Agustus 2020

ULANGAN HARIAN 1 KELAS XI

 SILAHKAN IKUTI PETUNJUK DI BAWAH INI :

BERDASARKAN MATERI YANG TELAH DI PELAJARI TENTANG :

A. TEKS PROSEDUR : BACA DISINI

B. MENGONTRUKSI TEKS PROSEDUR : BACA DISINI

KALIAN KERJAKAN ULANGAN HARIAN DI LINK DIBAWAH INI:

ULANGAN HARIAN 1


SELAMAT MENGERJAKAN

SURAT

 Materi kelas XII SMK PGRI Jatiwangi

Oleh : Dina Marliyana, S.Pd.

Download Modul ini di : SINI

Pengertian Surat

Surat adalah alat komunikasi antara seseorang dengan seseorang yang di kehendakinya, yang berisi tulisan, pernyataan , suatu kabar, harapan, dan tanggapan yang sesuai dengan keinginan dari penulis surat tersebut . Itu arti surat secara umum atau yang biasanya masyarakat tahu.

Fungsi Surat

Terdapat beberapa fungsi diantaranya ialah untuk:

  • Sarana pemberitahuan
  • Sarana permintaan
  • Buah pikiran
  • Ide atau gagasan
  • Sebagai sebuah alat pengingat
  • Bukti historis
  • Pedoman kerja

Jenis-Jenis Surat

Surat memiliki dua jenis yakni surat pribadi dan surat resmi, untuk dapat memahami perbedaannya simak uraian dibawah ini


  • Surat Pribadi

Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi atau bisa di bilang surat yang tujuannya hanya untuk seseorang . Surat ini yang di tujukan  antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu tidak menggunakan kop surat, tidak ada nomor surat, salam pembuka dan penutup bervariasi, menggunakan bahasa bebas yang sesuai keinginan dari si penulis, dan format tulisan surat bebas.

Surat ini tidak termasuk surat resmi namun dalam surat pribadi tentunya harus memperhatikan etika dan sopan santun dalam penulisannya tidak boleh menggunakan bahasa yang semaunya.

Contoh dari surat pribadi adalah surat izin dari orang tua untuk sekolah , surat cinta dari pasangan, surat undangan ulang tahun , surat kepada sahabat, dan lain-lain yang masih belum bisa disebutkan di makalah ini

  • Ciri-Ciri Surat Pribadi

Adapun ciri-ciri surat pribadi yang diantaranya yaitu:

1.   Tidak menggunakan kop surat

2.   Tidak menggunakan nomor surat

3.   Salam pembuka dan penutupnya lebih bervariasi

4.   Biasanya bahasa yang digunakan tidak formal terserah dengan keinginan si penulis

5.   Format surat bebas, tidak memiliki pakem-pakem tertentu.

  • Surat Resmi

Surat resmi ialah sebuah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi, maupun organisasi, misalnya undangan, surat edaran dan surat pemberitahuan.

Contoh dari surat resmi dalah surat undangan , surat edaran , dan surat pemberitahuan . Adapun ciri-ciri dari surat resmi ini adala


1.   Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi

2.   Ada nomor surat, lampiran, dan perihal

3.   Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim

4.   Penggunaan ragam bahasa resmi

5.   Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi

6.   Ada aturan format baku

6.
  • Surat Niaga

Surat niaga adalah surat yang biasa digunakan bagi badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti usaha industri, bisnis, dan usaha jasa. Biasanya surat niaga dibuat oleh perusahaan untuk mencari keuntungan. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus disusun dengan baik dan benar. Ada beberapa macam yang termasuk ke dalam surat niaga , yaitu surat jual beli, kwitansi, dan perdagangan. Surat niaga juga format tulisannya hampir sama dengan surat resmi.

·         Surat dinas

Surat dinas merupakan suatu surat resmi yang dibuat oleh sebuah instansi atau lembaga dengan tujuan untuk keperluan dinas. Atau definisi surat dinas yaitu surat yang berisikan permasalahan kedinasan dan biasanya surat ini dibuat oleh instansi atau lembaga.

Minggu, 02 Agustus 2020

(PERTEMUAN 3) ANALISIS STRUKTUR SURAT LAMARAN KERJA

Oleh : Dina Marliyana, S.Pd.

Petunjuk :
1. Tulis kembali contoh surat lamaran kerja di bawah ini.
2. Kerjakan tugas : Tentukan struktur dari surat lamaran kerja di bawah. (Lihat Materi Pertemuan 2)
3. Kumpulkan tugas melalui form yang di sediakan di Google Classroom

SURAT LAMARAN KERJA

TUGAS PERTEMUAN 3 KELAS 11

Latihan

Tugas 1

Berdasarkan paparan contoh Teks 1 dan 2, tentu kamu dapat menjawab pertanyaan berikut!

  1. Mengapa bagian atas dinamakan “penjelasan umum”?

  2. Apakah tahapan-tahapan pada bagian selanjutnya sudah jelas?

  3. Apakah perbedaan utama teks prosedur dengan jenis teks lainnya?

  4. Dari isinya, menjelaskan tentang apakah teks prosedur itu?

  5. Bagaimana karakteristik umum dari teks prosedur?

  6. Berdasarkan isinya, apakah fungsi teks prosedur itu?



Tugas 2

  1. Bacalah kembali kedua teks di atas berjudul “Cara Menghidupkan Komputer” dan “Cara Mematikan Kompouter” Manakah bagian-bagian yang termasuk ke dalam pernyataan umum dan tahapan- tahapan melakukan suatu kegiatan?

Mengonstruksi Informasi dalam Teks Prosedur

Pertemuan 2 Bahasa Indonesia Kelas XI Daring SMK PGRI Jatiwangi
Oleh : Dina Marliyana, S.Pd.


Mengonstruksi Informasi dalam Teks Prosedur


Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menunjukkan pernyataan-pernyataan umum dalam melakukan suatu kegiatan;

  2. Menuliskan tahapan-tahapan sebagai prosedur melakukan suatu kegiatan.


Untuk mendownload modul silahkan klik : disini

Dalam melakukan suatu kegiatan, pemahaman tahap-tahap dalam mengerjakannya sangat penting. Pelaksanaan setiap tahap tersebut menggambarkan proses berlangsungnya suatu kegiatan yang dilakukan seseorang. Apabila seseorang memahami cara melakukan suatu kegiatan, maka keberhasilan kegiatan tersebut sudah ter gambar. Namun sebaliknya, apabila melakukan suatu kegiatan tetapi tidak memahami caranya atau prosedur nya, maka kemungkinan kegagalan akan lebih besar.


Kegiatan 1

Menunjukkan Pernyataan Umum dalam Suatu Kegiatan


Seseorang melakukan suatu kegiatan tentu saja harus memperhatikan langkah-langkah mengerjakannya. Apabila kita akan melakukan pekerjaan, maka harus memahami langkah-langkahnya agar hasil kegiatan tersebut berhasil dengan baik. Marilah kita telaah teks prosedur berikut ini. Bacalah secara saksama sehingga kamu dapat menemukan bagian-bagian yang termasuk ke dalam pernyataan umum dan tahapan-tahapan melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan.


Teks 1

Cara Menghidupkan Komputer

Komputer merupakan salah satu perangkat elektronik yang sering digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Sebelum digunakan, komputer ini harus dioperasikan terlebih dahulu. Dalam pengoperasian komputer, kita harus mengikuti setiap prosedur bagaimana cara menghidupkan komputer dengan benar. Untuk menghidupkan komputer dengan benar, ikutilah langkah-langkah berikut.

  1. Buka penutup layar monitor, CPU, keyboard dan printer.

  2. Pastikan sakelar yang menyediakan arus listrik terhubungkan dengan kabel power ke stabilizer atau CPU komputer.

  3. Tekan tombol power pada CPU dan tombol power monitor.

  4. Komputer akan booting, tunggu proses ini sampai selesai.

  5. Setelah selesai proses booting, komputer siap digunakan.


Teks 2

Cara Mematikan Komputer

Setelah selesai digunakan, komputer haruslah dimatikan agar tidak menyala terus. Sama seperti prosedur menyalakan komputer, cara mematikan komputer juga memerlukan prosedur agar komputer tidak cepat mengalami kerusakan. Ikuti langkah-langkah yang benar di bawah ini.

  1. Tutup semua program atau aplikasi yang sedang aktif.

  2. Klik tombol “Start” dengan mouse pada menu Dekstop.

  3. Klik menu “Turn Of Computer”.

  4. Pada kotak dialog “Turn Of Computer”, klik tombol “Turn Of”.

  5. Diamkan beberapa saat hingga komputer padam.

  6. Tekan tombol OFF pada monitor untuk memadamkan monitor.

  7. Cabut kabel listrik dari jala-jala listrik.

  8. Tutup dengan penutup.


Pada kedua contoh teks prosedur tersebut terdapat bagian yang mengungkapkan pernyataan-pernyataan umum. Namun, terdapat pula bagian-bagian yang merupakan rangkaian mengerjakan suatu kegiatan sebagai tahapan-tahapan pengerjaan. Inilah ciri teks prosedur. Dari isinya, terdapat bagian pernyataan umum dan tahapan-tahapan melakukan kegiatan.



Kegiatan 2 

Menuliskan Tahapan-Tahapan sebagai Prosedur Melakukan Suatu Kegiatan


Seseorang melakukan suatu kegiatan tentu saja harus memperhatikan langkah-langkah mengerjakannya. Apabila kita akan melakukan pekerjaan maka kita harus memahami langkah-langkah kerjanya agar dalam melakukan kegiatan tersebut berhasil dengan baik. Misalnya, apabila kita ingin memahami seluruh isi bacaan dari buku yang kita baca, langkah- langkah yang harus ditempuh adalah: 1 pilih buku yang paling disukai dan sesuai kebutuhan; 2 carilah tempat yang paling nyaman untuk membaca, hindari gangguan-gangguan di sekitarmu; 3 bertanyalah tentang hal-hal yang kurang kamu pahami dalam bacaan tersebut; 4 ketika membaca, usahakan untuk tidak mengulang kalimat yang baru saja dibaca karena akan mengurangi kecepatan membacamu; 5 diskusikanlah buku yang kamu baca dengan teman atau gurumu; 6 simpulkanlah apa pun yang baru didapat setelah membaca satu bab; 7 catat pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam bacaan tersebut. Kegiatan ini sangat membantu dalam memahami bacaan. Tahapan seperti itu sering disebut prosedur.



Jumat, 24 Juli 2020

SURAT LAMARAN KERJA

Materi surat lamaran kerja untuk kelas XII
Oleh : Dina Marliyana, S.Pd.

Download Materi ini di : Klik disini

Pengertian

Surat lamaran pekerjaan merupakan suatu surat dari seseorang yang membutuhkan pekerjaan kepada orang  atau pejabat yang bisa memberikan pekerjaan atau jabatan. Melalui surat lamaran ini, pelamar meminta supaya ia diberi pekerjaan.

Surat lamaran pekerjaan ini  biasanya bersifat formal ataupun resmi, misalnya surat untuk melamar pekerjaan menjadi karyawan ataupun jabatan tertentu sesuai pada iklan yang ditawarkan.

Fungsi

Sebagai tanda tertulis / resmi pengajuan permohonan pekerjaan
Fungsi utama dari surat lamaran kerja karena dengan adanya surat lamaran kerja berarti permohonan tersebut sifatnya resmi dan tentu akan langsung diterima sebagai permohonan dan pertimbangan dalam menerima pelamar tersebut

Sebagai Alat Komunikasi
Fungsi ini merupakan salah satu fungsi dasar dari setiap surat. Karena setiap surat sudah dapat dipastikan akan mengandung informasi yang akan sangat diperlukan oleh pihak yang dituju.

Sebagai Bahan Pertimbangan
Dengan adanya sebuah surat lamaran kerja dan berbagi informasi mengenai identitas diri merupakan kebutuhan untuk melakukan sebuah pertimbangan bagi perusahaan menerima pelamar yang tepat mengisi pekerjaan yang kosong.

Tahap membuat

1. Sebagai tanda tertulis / resmi pengajuan permohonan pekerjaan
fungsi utama dari surat lamaran kerja karena dengan adanya surat lamaran kerja berarti permohonan tersebut sifatnya resmi dan tentu akan langsung diterima sebagai permohonan dan pertimbangan dalam menerima pelamar tersebut.

2. Sebagai Alat Komunikasi
Fungsi ini merupakan salah satu fungsi dasar dari setiap surat. Karena setiap surat sudah dapat dipastikan akan mengandung informasi yang akan sangat diperlukan oleh pihak yang dituju..

3. Sebagai Bahan Pertimbangan
Dengan adanya sebuah surat lamaran kerja dan berbagi informasi mengenai identitas diri merupakan kebutuhan untuk melakukan sebuah pertimbangan bagi perusahaan menerima pelamar yang tepat mengisi pekerjaan yang kosong.

CIRI - CIRI SURAT LAMARAN KERJA

1.Tempat dan Tanggal
Tempat dan tanggal ditempatkan di pojok kanan atas tanpa titik di akhir, karena bukan merupakan suatu kalimat.
Contoh : Bandung, 28 Agustus 2018 
2. Lampiran dan Perihal
Kata ‘Lampiran’ dan ‘Perihal’ tidak bisa disingkat seperti lamp. atau hal.
Angka dalam kolom lampiran itu ditulis menggunakan huruf.
Contoh :
Lampiran : Satu Lembar
Perihal : Lamaran Kerja
3 . Alamat Surat
Tidak menggunakan kata-kata “Kepada”.
Alamat yang disarankan tidak lebih dari tiga baris.
Jabatan tidak boleh menggunakan jenis kelamin seperti halnya bapak atau ibu.
Tulisan “Jalan” pada suatu alamat tidak boleh disingkat.
Tidak boleh menggunakan titik di masing – masing akhir barisnya
Contoh :
Yth. Manager Sukses Mandiri
Jalan M. Yamin No. 02
Bandung
4. Salam Pembuka
Setelah kata “Dengan Hormat” harus menggunakan koma.
Contoh :
Dengan Hormat, berdasarkan . . . . . . . . . . ( yang dianjurkan )
Dengan Hormat,
Berdasarkan . . . . . . . . . . ( tetap dapat digunakan )
5. Alinea Pembuka
Dalam alinea pembuka sebaiknya harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
6. Isi
Identitas
 Yaitu suatu keterangan berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir dan dapat dtambah lagi sesuai dengan kebutuhan. Dalam menuliskan suatu keterangan diatas, awalan kata tidak menggunakan huruf besar.
Contoh :
nama : Zian Sahara
tempat tanggal lahir : Bandung, 4 Oktober 1990
pendidikan terakhir : S1 Sistem Informatika
alamat : Dukuhturi, Bumiayu, Brebes, 52273
Maksud dan Tujuan
 Merupakan suatu keterangan tentang alasan pengirim atau pelamar pekerjaan menulis surat itu.
Menyatakan Lampiran
 setiap akhir kalimatnya harus menggunakan tanda titik dua, dan di akhir lampiran mengggunakan titik.
Contoh :
1. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir;
2. Fotokopi kartu tanda penduduk;
3. Foto ukuran 3×4 dua lembar.
7. Penutup
Contoh : Demikian surat lamaran pekerjaan yang saya buat, besar harapan saya untuk bisa menjadi bagian dari perusahaan . . . . . . . . .
8. Tanda Tangan dan Nama Terang
Tanda tangan ini berada di pojok kanan bawah surat, kemudian dibawahnya ditulis nama lengkap anda.
Contoh : Hormat saya,

STRUKTUR

Sistematika surat lamaran pekerjaan sebagai berikut :
Tempat dan Tanggal pembuatan surat
Lampiran
Hal
Alamat surat
Salam pembuka
Alinea pembuka
Alinea Isi
Alinea Penutup
Salam penutup
Tanda tangan dan nama 


TEKS PROSEDUR

Materi pembelajaran Teks Prosedur kelas XI SMK PGRI Jatiwangi

Oleh : Dina Marlyana, S.Pd.


Download materi ini di : klik disini

Apa itu teks prosedur?

Teks prosedur adalah sebuah tulisan yang berisikan tentang anjuran, tips atau langkah-langkah dalam menyelesaikan suatu aktivitas mulai dari awal mengerjakan sampai selesai secara berurutan.

Tujuan dari teks prosedur ialah menginformasikan secara detail bagaimana tahapan-tahapan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.

Dalam penerapannya, teks prosedur digunakan untuk memuat informasi-informasi yang bersifat urut atau harus dilakukan satu persatu sesuai tahapan yang ada seperti bagaimana cara mendaftar sekolah, bagaimana membuat KTP dan sebagainya.

Ciri-Ciri

Teks prosedur adalah teks yang unik dan berbeda dengan teks lainnya. Oleh karena itu, teks prosedur memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1.  Memiliki tujuan.
  2. Berisi tentang perintah atau anjuran.
  3. Terdapat syarat-syarat untuk mengerjakannya.
  4. Menggunakan kata kerja aktif.
  5. Disusun secara berurutan.

Struktur Teks Prosedur

Dari ciri-cirinya, terdapat tiga hal yang penting yaitu Tujuan, Material dan Langkah-langkah. Tiga hal tersebut menjadi bagian utama penyusun teks prosedur. Berikut adalah gambaran mengenai struktur teks prosedur.


 Kaidah Penulisan

Pada umumnya, teks prosedur memiliki ciri-ciri kebahasaan yang sangat menonjol. Oleh karena itu, kita dapat membedakan teks prosedur dengan teks lainnya dengan mudah. Kaidah kebahasaan yang digunakan teks prosedur antara lain :

 Konjungsi Temporal

Sebuah teks prosedur memiliki kata penghubung di awal kalimat yang digunakan untuk menghubungkan proses antara langkah satu dengan yang lainnya secara berurutan. Contoh dari konjungsi temporal yang sering digunakan adalah kata selanjutnya, lalu, kemudian dan lainnya.

 Kata Kerja Imperatif

Pada dasarnya bagian langkah-langkah teks prosedur berisikan kalimat perintah atau larangan. Hal tersebut membuat sebuah teks prosedur harus berisikan kata kerja perintah (imperatif). Contoh dari penerapan kata kerja imperatif yaitu diamkan adonan tersebut selama 10 menit.

Kata Kerja Material dan Kata Kerja Tingkah Laku

Selain kata kerja imperatif, terdapat kata kerja lain yaitu kata kerja material dan kata kerja tingkah laku.

Kata kerja material adalah sebuah kata yang mengungkapkan sebuah tindakan seperti mengupas, menjemur dan membakar. Sedangkan, kata kerja tingkah laku adalah kata kerja yang mengungkapkan perbuatan seperti menunggu, mempertahankan dan mengamati.

 Partisipan Manusia

Teks prosedur memiliki sifat universal yang berarti bahwa semua yang membaca dapat melakukan langkah-langkah yang tertulis. Namun, tidak semua makhluk dapat mengerjakan teks prosedur tersebut. Hanya manusia yang dapat mengikuti langkah-langkah yang tertera pada teks prosedur.

 

Contoh Teks Prosedur


(Judul)

 Cara Memasak Mie Instan

 (Tujuan)

 Mie instan adalah makanan yang sering kita jumpai. Selain harganya yang murah, mie instan juga mudah untuk dimasak. Berikut adalah cara-cara memasak mie instan.

 (Material)

 Bahan : bahan yang dibutuhkan adalah mie instan satu bungkus, air secukupnya

 (Langkah-langkah)

 Tata cara memasak :

 Tuangkan air ke dalam panci secukupnya.

Lalu rebus air sampai mendidih.

Buka bungkus mie dan pisahkan mie dengan bumbu.

Setelah air mendidih, masukkan mie ke dalam panci.

Selanjutnya siapkan piring dan tuangkan bumbu ke piring.

Tunggu selama 10 menit.

Setelah mie matang, tuangkan mie ke piring.

Aduk bumbu mie agar bumbu merata.

Mie siap disajikan.